Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Perkembangan Ajaran Islam, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan

Gambar
1. Bdang Akidah Salah satu pelopor dalam pembaruan di dunia Islam Arab adalah suatu aliran yang bernama Wahabiyah yang sangat berpengaruh di abad ke-19. Pelopornya adalah Muhammad Abdul Wahab yang berasal dari Nejed, Saudi Arabia. Pemikiran yang dikemukakan olehnya adalah upaya untuk memperbaiki umat Islam dan merupakan reaksi terhadap paham tauhid yang terdapat di kalangan umat Islam saat itu. paham tauhid mereka telah tercamppur aduk oleh paham “Tarikat” yang sejak abad ke-13 tersebar luas di dunia Islam. Di setiap negara-negara Islam yang mereka kunungi banyak makam syekh yang bertebaran di setiap kota maupun desa. Masyarakat Islam banyaj yang mendatangi makam tersebut dalam setiap menyelesaikan persoalan dalam hidupnya. Menurut Muhammad Abdul Wahab, cara itu disebut musyrik dan itu termasuk sesat. Oleh karena itu tidak mengherankan kalau Muhammad Abdul Wahab memusatkan pperhatiannya untuk menangani masalah tersebut. Ia memiliki pokok-pokok pikiran sebagai ber...

Kemajuan Peradaban Islam dan Iptek

Masa kejayaan itu bermula saat Rasulullah mendirikan pemerintahan Islam, yakni Daulah Khilafah Islamiyah di Madinah. Tongkat kepemimpinan bergantian dipegang oleh Abu Bakar as-Shiddiq, Umar bin Khaththab, Usman bin Affan, Ali bin Abu Thalib, dan seterusnya. Di masa Khulafa as-Rasyiddin ini Islam berkembang pesat. Perluasan wilayah menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya penyebarluasan Islam ke seluruh penjuru dunia. Islam datang membawa rahmat bagi seluruh umat manusia. Penaklukan wilayah-wilayah, adalah sebagai bagian dari upaya untuk menyebarkan Islam, bukan menjajahnya. Itu sebabnya, banyak orang yang kemudian tertarik kepada Islam. Satu contoh menarik adalah tentang Futuh Makkah (penaklukan Makkah), Rasulullah dan sekitar 10 ribu pasukannya memasuki kota Makkah. Kaum Quraisy menyerah dan berdiri di bawah kedua kakinya di pintu Ka’bah. Mereka menunggu hukuman Rasul setelah mereka menentangnya selama 21 tahun. Namun, ternyata Rasulullah justru memaafkan mereka. B...

Bidang Ilmu Pengetahuan

Kemajuan Dalam Bidang Ilmu Pengetahuan (Bani Umayyah) Meskipun para penguasa dinasti Bani Umayyah lebih mengutamakan usaha pengembangan wilayah kekuasaan dan memperkuat angkatan bersenjata, ternyata banyak juga usaha positif yang dilakukan untuk pengembangan ilmu penhetahuan. Salah satu cara untuk mendorong agar ilmu pengetahuan itu berkembang adalah dengan memberikan motivasi dan anggaran yang cukup besar yang diberikan untuk para ulama, ilmuan, seniman dan sastrawan. Tujuannya antara lain agar para ulama, ilmuan, sastrawan dan seniman, bekerja secara maksimal dalam mengembangkan ilmu pengeyahian islam, dan tidak lagi memikirkan masalah keuangan rumah tangga mereka. Di antara ilmu pengetahuan yang berkembang ketika itu adalah ilmu agama, ilmu sejarah dan geografi, dan ilmu kedokteran. Untuk mengetahui mengenai perkembangan ilmu-ilmu tersebut, berikut uraiannya. 1. Ilmu-ilmu agama Di antara ilmu-ilmu agama yang mengalami perkembangan pada masa itu adalah ilmu Al...